A.Negara
Setelah selama ratusan tahun penjajah menguasai bangsa indonesia, akhirnya negara kesatuan RI berhasil memproklamasikan kemerdekaan negaranya pada 17 Agustus 1945. Tanggal 17 Agustus di akui sebagai hari lahirnya Negara kesatuan Republik Indonesia {NKRI}. untuk dapat disebut sebagai negara tentu harus memenuhi persyaratan tertentu, sepeerti wilayah, penduduk, dan pemerintahan yang berdaulat.
Untuk memahami permasalahan yang terkait dengan negara, berikut akan di bahas secara berturut-turut tentang pengertian negara,syarat berdirinya negara, pengertian dan hal-hal yang terkait dengan warga negara, pentingnya usaha bela negara, bentuk-bentuk usaha bela negara, dan peran serta dalam usaha bela negara.
1. Pengertian Negara dan Warga Negara
a.Pengertian Negara
Ada beberapa pegertian negara yang dikemukakan oleh para ahli, Antara lain sebagai berikut.
1}Aristoteles, seorang ahli yang hidup pada zaman yunani kuno [384-322 SM} menyatakan bahwanegara adalah suatu politik yang mengadakan persekutuan dengan tujuan untuk mencapai kehidupan sebaik mungkin.
2}R. Kranenburg menyatakan bahwa negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang diciptakan oleh sekelompok manusia yang disebut bangsa.
3}Hans Kelsen, menyatakan bahwa negara adalah suatu susunan pergaulan hidup bersama tanpa adanya suatu paksaan.
4}Jean Bodin, menyatakan bahwa negara adalah suatu persekutuan dari keluarga yang dipimpin seorang pemimpin yang menggunakan akal sehat memilki kedaulatan.
5}George Jellinek menanyakan bahwa negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman diwilayah tertentu.
6}Hegel, menyatakan bahwa negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemederkaan individual dari kemerdekaan universal.
7}Roger F Soltau menyatakan bahwa negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
8}Prof.R.Djokosoetono menyatakan negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
9}Prof.Mr. Soenarto, menyatakan negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, di mana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebua kedaulatan.Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulakan bahwa negara adalah suatu organisasi yang di dalamnya harus ada sekelompok rakyat yang hidup/tinggal di suatu wilayah yang permanen dan ada pemerintahan yang berdaulat baik ke dalam maupun ke luar untuk mencapai tujuan barsama. masih banyak pakar yang memiliki definisi tentang negara, silahkan kalian memperbanyak wawasan tentang negara ini degan membaca berbagai sumber, penemuan kalian tentang definisi negara dapat ditularkan pada teman yang lain melalui diskusi kelompok, b.Warga Negara pada zaman dahulu ,sekalipun orang-orang menjadi bagian dari suatu penduduk dan menjadi salah satu unsur negara,namun meraka menyebut dirinya sebagai hamba atau kawulane negara. sekarang sebutan semacami itu jarang ditemukan. sekarang yang lazim disebut warga negara. Hal ini sesuai degan kedudukannya sebagai orang merdekah. Mereka bukan lagi sebagai hamba raja, tetapai sebagai warga suatu negara. Oleh karena itu, setiap warga negara mempunyai hak,kewajiban,kedudukan,dan tanggung jawab yang sama kepada bang sa dan negaranya.
warga negara adalah:
orang-orang yang secara hukum merupakan anggota dari suatu negara. Menurut UUD 1945 Pasal 26 ayat {1}, Warga negara adalah orang-orang bangsa indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. pakan anggota dari suatu negara. menurtu UUD 1945 pasal 26 Ayat (1) warga negara adalah orang-orang bangsa indonesia asli dan tanggung jawab yang disahkan degan undang-undang sebagai dan negaranya. Orang-orang bangsa indonesia asli adalah orang-orang yang menjadi warga negara indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah memperoleh kewarganegaraan lain atas keinginannya sendiri. jadi untuk menentukan bangsa indonesia asli atau bukan, tidak lagi berdasarkan pada suku bangsa, tetapi berdasarkan status warga
Jumat, 28 April 2017
Rabu, 25 Mei 2016
Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
Tidak semua sel pada tumbuhan selalu mengalami pembelahan titik. Selain jaringan meristem, bagian-bagian tumbuhan yang lain hanya mengalami perkembangan. Jaringan meristem hanya terletak pada titik tumbuh pada tumbuhan.
1. Titik tumbuh pada tumbuhan
Titik tumbuh pada tanaman ditentukan oleh jaringan meristem, yaitu jaringan yang sel-selnya bersifat embrional. Artinya,mampu terus-menerus membelah diri menambah jumlah sel tubuh. meristem hanya terdapat pada bagian tertentu dari tubuh tumbuhan. berdasarkan letaknya pada tubuh tumbuhan,meristem dibedakan menjadi tiga macam, yaitu meristem apikal, meristem interkalarm,dan meristem lateral..
Meristem Apikal
Meristem apikal disebut juga meristem ujung karena terdapat di ujung akar dan ujung batang. Meristem ujung yang terdapat pada ujung akar memungkinkan akar membuat jalinan di dalam tanah sehinga dapat memperoleh air yang di butuhkan oleh tumbuhan. Adapun meristem ujung pada ujung batang dihasilkan sel-sel baru yang akan membentuk daun. Meristem apikal terdapat pada tumbuhan paku-pakuan, biji tertutup dalam keadaan khusus,meristem apikal pada tumbuhan berbunga dapat membentuk kucup bunga yang akan berkembang menjadi bunga sebagai alat perkembangbiakan secara generatif.
Jaringan meristem di ujung batang menghasilkan sel-sel baru dan menumbuhkan primodial daun yang kelak tumbuh menjadi daun. Titik pada batang sebagai tempat, berkembangnya daun dianamakan bongkol. Jarak antarbongkol di ujung batang tanaman sangat berdekatan, sedangkan daun-daun berkembang dengan cepat. hal itu menyebabkan daun-daun tumbuh diatas meristem ujung pembentuknya.jaringan meristem yang terakhir membentuk kuncup lateral, berkembang membentuk cabang-cabang baru.
Meristem Interkalar
Meristem Interkalar di sebut juga meristem antara karena terdapat di antara jaringan-jaringan dewasa. Meristem semacam ini dijumpai pada tumbuhan yang batangnya beruas-ruas,misalnya keluarga rumput-rumputan.pemanjangan ruas terjadi karena proses pembalahan sel membentuk sel-sel sejajar dan sel muda yang menjadikan ruas makin membentang dan bertambah panjang
Meristem Lateral
Meristem lateral di sebut juga meristem samping karena letakna sejajar denga permukaan organ.yang termasuk meristem lateral adalah kambium gabus. kambium terdapat pada tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan dikotil. Aktivitas kambium membentuk sel-sel baru menyebabkan pertumbuhan memebesar pada bagian batang.
Perkembangan merupakan proses yang berjalan seiring sengan pertumbuhan. perkembangbiakan dapat di definisikan sebagai proses menuju ke tercapainya kedewasaan.tercapainya tahap kedewasaan pada tumbuhan dapat di tunjukkan dengan kemampuannya untuk berbiak {berproduksi}
Pada tumbuhan tingkat tinggi, misalnya tumbuhan berbiji,proses petumbuhan terjadi silih berganti dengan proses. Tumbuhan dapat menghsilkan biji untuk berbiak setelah mencapai teraf tertentu.setelah biji di hasilkan,berlangsung tahap pertumbuhan dari biji menjadi tumbuhan dewasa yang baru
2}Metagenis
Tumbuhan tingkat rendah,misalnya tumbuhan lumut dan paku,dapat mengalami pembiakan secara seksual{Generatif}maupun seksual{vegetatif}.{pembiakan secara aseksual dapat berlangsung dengan cara pemisahan/pematahan rumpunnya, tetapi umumnya terjadi dengan menggunakan spora. pembiakan dengan cara ini menghasilkan keturunan yang sama induknya
Titik tumbuh pada tanaman ditentukan oleh jaringan meristem, yaitu jaringan yang sel-selnya bersifat embrional. Artinya,mampu terus-menerus membelah diri menambah jumlah sel tubuh. meristem hanya terdapat pada bagian tertentu dari tubuh tumbuhan. berdasarkan letaknya pada tubuh tumbuhan,meristem dibedakan menjadi tiga macam, yaitu meristem apikal, meristem interkalarm,dan meristem lateral..
Meristem Apikal
Meristem apikal disebut juga meristem ujung karena terdapat di ujung akar dan ujung batang. Meristem ujung yang terdapat pada ujung akar memungkinkan akar membuat jalinan di dalam tanah sehinga dapat memperoleh air yang di butuhkan oleh tumbuhan. Adapun meristem ujung pada ujung batang dihasilkan sel-sel baru yang akan membentuk daun. Meristem apikal terdapat pada tumbuhan paku-pakuan, biji tertutup dalam keadaan khusus,meristem apikal pada tumbuhan berbunga dapat membentuk kucup bunga yang akan berkembang menjadi bunga sebagai alat perkembangbiakan secara generatif.
Jaringan meristem di ujung batang menghasilkan sel-sel baru dan menumbuhkan primodial daun yang kelak tumbuh menjadi daun. Titik pada batang sebagai tempat, berkembangnya daun dianamakan bongkol. Jarak antarbongkol di ujung batang tanaman sangat berdekatan, sedangkan daun-daun berkembang dengan cepat. hal itu menyebabkan daun-daun tumbuh diatas meristem ujung pembentuknya.jaringan meristem yang terakhir membentuk kuncup lateral, berkembang membentuk cabang-cabang baru.
Meristem Interkalar
Meristem Interkalar di sebut juga meristem antara karena terdapat di antara jaringan-jaringan dewasa. Meristem semacam ini dijumpai pada tumbuhan yang batangnya beruas-ruas,misalnya keluarga rumput-rumputan.pemanjangan ruas terjadi karena proses pembalahan sel membentuk sel-sel sejajar dan sel muda yang menjadikan ruas makin membentang dan bertambah panjang
Meristem Lateral
Meristem lateral di sebut juga meristem samping karena letakna sejajar denga permukaan organ.yang termasuk meristem lateral adalah kambium gabus. kambium terdapat pada tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan dikotil. Aktivitas kambium membentuk sel-sel baru menyebabkan pertumbuhan memebesar pada bagian batang.
Perkembangan merupakan proses yang berjalan seiring sengan pertumbuhan. perkembangbiakan dapat di definisikan sebagai proses menuju ke tercapainya kedewasaan.tercapainya tahap kedewasaan pada tumbuhan dapat di tunjukkan dengan kemampuannya untuk berbiak {berproduksi}
Pada tumbuhan tingkat tinggi, misalnya tumbuhan berbiji,proses petumbuhan terjadi silih berganti dengan proses. Tumbuhan dapat menghsilkan biji untuk berbiak setelah mencapai teraf tertentu.setelah biji di hasilkan,berlangsung tahap pertumbuhan dari biji menjadi tumbuhan dewasa yang baru
2}Metagenis
Tumbuhan tingkat rendah,misalnya tumbuhan lumut dan paku,dapat mengalami pembiakan secara seksual{Generatif}maupun seksual{vegetatif}.{pembiakan secara aseksual dapat berlangsung dengan cara pemisahan/pematahan rumpunnya, tetapi umumnya terjadi dengan menggunakan spora. pembiakan dengan cara ini menghasilkan keturunan yang sama induknya
Langganan:
Postingan (Atom)


